KEGIATAN LOMBA INOVASI PEMBELAJARAN (INOBEL) TAHUN 2019

Guru sebagai salah satu sub system dari system pendidikan nasional memiliki peran strategis dalam mempersiapkan peserta didik menjadi anak Indonesia yang pintar, terampil, dan berkarakter. Kewajiban guru sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 52 ayat (2) mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional, seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif, tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok  panutan bagi peserta didik, keluarga maupun masyarakat. Selaras dengan kebijakan pembangunan yang meletakkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional, maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. Guru yang professional memiliki 4 kompetensi, yaitu kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. Untuk kompetensi profesional, seorang guru harus menguasai substansi kompetensi sesuai jenjang pendidikan peserta didik. Pada kompetensi pedagogic seorang guru harus memiliki kompetensi mengenai cara-cara melakukan pembelajaran yang kreatif, inovatif, menarik dan menyenangkan dalam rangka mencapai kompetensi atau indikator yang telah dirumuskan. Pada kompetensi kepribadian seorang guru harus memiliki kepribadian yang  dapat menjadi panutan bagi peserta didiknya. Pada kompetensi social seorang guru harus memiliki komunikasi yang baik dengan peserta didik, sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat. Proses pembelajaran di sekolah  merupakan salah satu bagian yang terpenting dari pendidikan pada semua jenjang yang perlu ditingkatkan mutunya secara terus-menerus. Dalam proses pembelajaran, peserta didik harus memperoleh pengalaman belajar untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Hal ini penting dilakukan semua pihak khususnya guru dalam upaya membentuk “insan Indonesia cerdas, kompetitif, dan berdaya saing tinggi” untuk menghadapi persaingan global. Sejalan dengan hal tersebut guru harus melakukan berbagai kegiatan pengembangan keprofesionalannya, di antaranya melalui pembelajaran yang inovatif. Untuk mencapai proses pembelajaran yang diinginkan tersebut maka 4 kompetensi guru mutlak dimiliki oleh setiap guru. Dinas Pendidikan Kota Madiun berupaya meningkatkan motivasi, dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme guru, dengan menyelenggarakan Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Tahun 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk memilih guru yang memiliki kemampuan terbaik dalam melakukan inovasi pembelajaran, sehingga diharapkan akan berpengaruh pada peningkatan kinerja guru dan prestasi peserta didik.

TUJUAN :

Tujuan diselenggarakannya Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Tahun 2019 sebagai berikut:

1. memotivasi untuk melakukan inovasi pembelajaran;

2. memotivasi guru dalam berkarier melalui karya inovasi pembelajaran;

3. menghasilkan karya inovasi pembelajaran bagi guru;

4. mendiseminasikan hasil inovasi pembelajaran;

5. menampilkan hasil karya inovasi pembelajaran;

6. memberikan penghargaan kepada guru yang berprestasi dalam Perlombaan Karya Inovasi Pembelajaran yang sehat, objektif, terbuka, dinamis, dan akuntabel;

7. mempublikasikan hasil karya inovasi pembelajaran melalui jurnal.

TIM PENILAI :

  1. Endang Liliek Utami, S.Pd. M.Pd        (Pengawas SMP)
  2. Dr. Nanik Nurhayati, M.Pd                 (Pengawas Agama juara Inobel Pusat)
  3. Andri Wahyu Pradhana, S.Pd             (Guru SMPN 6 Ponorogo/Microsoft)       

MATERI LOMBA :

Aspek yang dinilai meliputi : Keaslian, Keunikan, Keinovatifan, Sistematika, Aplikasi, Keinspiratifan, Kebermanfaatan, Keilmiahan, Penampilan produk/karya

  1. Tahap I
  2. Penilaian Karya Tulis ;
  3. Orisinalitas ;
  4. Aplikasi.

Tahap I diambil 10 besar untuk mengikuti tahap II

  • Tahap II
  • Penilaian Presentasi Karya Tulis
  • Penilaian Wawancara

PESERTA :

Peserta lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) tahun 2019 terdiri dari :

  1. Guru TK per Gugus 1 peserta   
  2. Guru SD per Gugus 1 peserta
  3. Guru SMPN mengirim 1 peserta

PELAKSANAAN :

  1. Penilaian Karya

Hari           : Senin

Tanggal     : 14 Oktober 2019

Tempat      : Gedung “Adi Wiyata” Dinas Pendidikan Kota Madiun

  • Penilaian Presentasi dan Wawancara

Hari           : Selasa s/d Kamis

Tanggal     : 22 s/d 24 Oktober 2019

Tempat      : Ballroom “I CLUB” Madiun

                       Jl. Bali No. 17 Madiun

HASIL LOMBA :

Jenjang TK

  1. Juara 1      = Ema Rochmawati, S.Pd  (TK Dharma Wanita Kanigoro) dengan Judul Karya “X-Men pakai “Batik” dalam meningkatkan penilaian berorientasi pada Hots di TK Dharma Wanita Kanigoro 1”
  2. Juara 2      = Ula Elis Setyawati, S.Pd (TK  IT Aisyah Umul Mukminin) dengan Judul Karya “Peningkatan kemampuan sains dengan media air pelangi pada pendidikan anak usia dini”
  3. Juara 3      = Endang Susilaningsih, S.Pd. AUD (TK Tunas Rimba) dengan Judul Karya “Penerapan Media Aneka Biji Buah Kara Jelita (Jelajah Lintas Lingkungan Alam) dalam meningkatkan keterampilan membilang anak kelompok B TK Tunas Rimba”

Jenjang SD

  1. Juara 1     = Bambang Sismedi, S.PdI (SDN 01 Pandean) dengan Judul Karya “Peningkatan kemampuan peserta didik menyambung huruf hijaiyah melalui media roda pintar”
  2. Juara 2     = Dina Purnamasari, S.Pd  (SDN Patihan) dengan Judul Karya “Monopoli 3D PIPAMABA “
  3. Juara 3     = Marta Amalia Iflahah, S.Pd (SDN 01 Winongo) dengan Judul Karya “Penerapan model pembelajaran “Jelajah Nusantara” untuk meningkatkan belajar tematik”

Jenjang SMP

  1. Juara 1     = Endah Pratiwi, S.Pd (SMP 6 Madiun) dengan Judul Karya “Peningkatan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran teks label dan model DISCO-VENN (Discovery Learning – Diagram Venn)”
  2. Juara 2     = Marlita Mardiningsih, S.Pd (SMP 4 Madiun) dengan Judul Karya “Efektivitas metode pembelajaran CANDU JESKO dalam meningkatkan hasil belajar IPS materi masa kemerdekaan – masa reformasi pada peserta didik kelas IX SMPN 4 Madiun”
  3. Juara 3     = Siti Kotijah, S.Pd (SMPN 13 Madiun) dengan Judul Karya “Peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Inggris melalui model pembelajaran PRO-LIGA pada peserta didik SMP”

NOMINAL HADIAH UANG PEMBINAAN :

JUARA I RP 2.500.000,-

JUARA II RP 2.000.000,-

JUARA III RP 1.500.000,-

Koordinator Kegiatan : Kepala Seksi Pembinaan Guru (Gatot Susanto, S.Sos).

Kegiatan dibuka oleh Ketua Panitia Kegiatan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ibu Dra. Rr. DEWI SUSILOWATI